Maratua Jazz and Dive Fiesta, Wujud Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Kabupaten Berau

Maratua Jazz and Dive Fiesta, Wujud Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Kabupaten Berau

Sumber daya alam yang terbentang dari Dataran tinggi Karst hingga ke terumbukarang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa untuk Kabupaten Berau dan menyimpan potensi pariwisata yang sungguh luar biasa.

Belum ke Berau, Kalimantan Timur jika belum menginjak Maratua dan gugusan pulau-pulau di sekelilingnya .

Maratua Jazz and Dive Fiesta menawarkan contoh model pengembangan destinasi pulau kecil dan terdepan Indonesia dalam wujud membangun Pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Berau.

Tercatat ada nama Nicole Johanttagen dari Jerman dan Peter Finc dari Swiss, lalu Dock in Absolute

Dari Luxembourg yang masuk dalam jajaran artis Internasional. Sementara dari dalam negeri si cantik Monita Tahalea juga menyatakan diri siap mendukung kegiatan ini . Nama besar dalam dunia jazz Indonesia ,pianis Idang Rasjidi juga siap tampil bersama the Red Code-nya.

Bapak H. Agus Tamtomo ,wakil bupati Berau menyatakan,”Maratua Jazz and Dive Fiesta disampaikan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Apalagi event ini memiliki perbedaan dari setiap event yang dilaksanakan”.

Sementara itu Juhriansyah yang merupakan co-founder Festival yang juga direktur Yayasan Berau Lestari, menyampaikan ,” Kami akan mengisi berbagi kegiatan yang melibatkan masyarakat serta menggugah kepedulian mereka pada lingkungan dengan mengadakan Coral Day, Transplantasi Karang dan lain-lain. Besar harapan kami, MJDF memberikan contoh positif tentang sebuah acara yang digelar di pulau terdepan Indonesia”.

Berada di Pusat Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle)menjadikan kekayaan keanekaragaman hayati lautnya menempatkan Laut Berau menjadi salah satu pusat kekayaan sumberdaya laut terbaik didunia bersama Kepulauan Raja Ampat dan Kepulauan Micrnesia. Kepulauan Derawan saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata bahari yang cukup penting di Indonesia sehingga menjadi surga bagi para divers untuk menikmati kekayaan bawah laut seperti ubur-ubur tidak menyengat di Danau Pulau Kakabian,Penyu ,Manta ,Hiu, Barakuda, Hiu Paus serta terumbu karang yang beraneka warna,lebih dari 40 dive site yang dapat di eksplore oleh para diver di Kepulauan Derawan ini.

Acara ini di Inisiasi oleh WartJazz.com dan Yayasan Berau Lestari didukung penuh Pemerintah Kabupaten Berau dan Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Kementrian Pariwisata Republik Indonesia ,serta mitra pendukung seperti Yayasan KEHATI,Berau Coal,NDT, Forum Komunikasi Maritim Berau,GNFI,Yayasan Penyu Berau, dan di organisir oleh Jalamaya Productions.

Tayang di http://www.thequality.co.id/index.php/home/post/579/maratua-jazz-and-dive-fiesta-wujud-pembangunan-pariwisata-berkelanjutan-kabupaten-berau

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.